Stoikisme

Patung setengah badan Zeno dari Citium dalam Koleksi Farnese, Napoli. Foto oleh Paolo Monti, 1969.

Stoikisme, juga disebut Stoisisme atau Stoa (bahasa Yunani: Στοά) adalah sebuah aliran atau mazhab filsafat Yunani kuno yang didirikan di kota Athena, Yunani, oleh Zeno dari Citium pada awal abad ke-3 SM.[1][2][3][4] Ada pula yang mencatat stoikisme baru resmi muncul pada tahun 108 SM.[5] Setelah Zeno, orang yang paling berjasa mempertahankan sekolah stoa dengan alasan Kleanthes dari Assos dan Chrysippus dari Soli.[3] Cleanthes menyumbangkan gagasan tentang hubungan etika dengan iman atau teologi.[3] Chrysippus menuliskan 705 buku (90%) literatur sebagai doktrin stoikisme, yaitu telaah tentang perbintangan astronomi.[6]

Ajaran sekolah atau mazhab stoa sangat luas dan beragam, tetapi dapat disimpulkan bahwa pijakannya adalah meliputi perkembangan logika (terbagi dalam retorika dan dialektika), fisika, dan etika (memuat teologi dan politik)[5] Pandangan yang mencolok tentang etika adalah bagaimana manusia memilih sikap hidup dengan menekankan apatheia, hidup pasrah atau tawakal menerima keadaannya di dunia.[5] Sikap tersebut merupakan cerminan dari kemampuan nalar manusia, bahkan kemampuan tertinggi dari semua hal.[5]

Stoikisme populer hingga kurang lebih lima abad (3 SM-3 M), selanjutnya mempengaruhi banyak pemikir Kristen, baik dalam dunia akademis maupun sikap hidup.[3] Fokus filsafat stoikisme adalah dalam bidang etika.[3] Stoa memiliki perbedaan tajam dengan gagasan intelektual tua lainnya, yaitu epikureanisme dan skeptisisme. Stoikisme merupakan aliran filsafat yang paling berhasil dan sangat berpengaruh dalam aliran Filsafat Yunani Kuno karena relevansinya terhadap sikap manusia dan sistem pemerintahan saat itu.[1]

  1. ^ a b (Inggris)A.A Long., Hellenistic Philosophy,Los Angeles: University of California Press, 1974, Hal. 107-147
  2. ^ (Inggris) Samuel Enoch Stumph., Socrates to Sartre: A History of Philosophy,New York: McGraw-Hill, Inc, 1966, Hal. 119-125
  3. ^ a b c d e (Inggris) F. H. Sandbach., The Stoics, London: Bristol Classical Press, 1989, Hal. 20-dst
  4. ^ (Inggris) Robert Audi., The Cambridge Dictionary of Philosophy, Edinburg: Cambridge University Press, 1995
  5. ^ a b c d (Indonesia)Lorens Bagus., Kamus Filsafat, Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama, 2000, Hal. 1037
  6. ^ (Inggris) Murray Walton., A Dictionary of Greek and Roman biography and mythology, London: Pottiswoode and Co., Hal. 740-141

© MMXXIII Rich X Search. We shall prevail. All rights reserved. Rich X Search