Magnesium

12Mg
Magnesium
Sebongkah kristal magnesium
Garis spektrum magnesium
Sifat umum
Nama, lambangmagnesium, Mg
Pengucapan/magnèsium/[1]
Penampilanpadatan abu-abu berkilau
Magnesium dalam tabel periodik
Perbesar gambar

12Mg
Hidrogen Helium
Lithium Berilium Boron Karbon Nitrogen Oksigen Fluor Neon
Natrium Magnesium Aluminium Silikon Fosfor Sulfur Clor Argon
Potasium Kalsium Skandium Titanium Vanadium Chromium Mangan Besi Cobalt Nikel Tembaga Seng Gallium Germanium Arsen Selen Bromin Kripton
Rubidium Strontium Yttrium Zirconium Niobium Molybdenum Technetium Ruthenium Rhodium Palladium Silver Cadmium Indium Tin Antimony Tellurium Iodine Xenon
Caesium Barium Lanthanum Cerium Praseodymium Neodymium Promethium Samarium Europium Gadolinium Terbium Dysprosium Holmium Erbium Thulium Ytterbium Lutetium Hafnium Tantalum Tungsten Rhenium Osmium Iridium Platinum Gold Mercury (element) Thallium Lead Bismuth Polonium Astatine Radon
Francium Radium Actinium Thorium Protactinium Uranium Neptunium Plutonium Americium Curium Berkelium Californium Einsteinium Fermium Mendelevium Nobelium Lawrencium Rutherfordium Dubnium Seaborgium Bohrium Hassium Meitnerium Darmstadtium Roentgenium Copernicium Nihonium Flerovium Moscovium Livermorium Tennessine Oganesson
Be

Mg

Ca
natriummagnesiumaluminium
Lihat bagan navigasi yang diperbesar
Nomor atom (Z)12
Golongangolongan 2 (logam alkali tanah)
Periodeperiode 3
Blokblok-s
Kategori unsur  logam alkali tanah
Berat atom standar (Ar)
  • [24,30424,307]
  • 24,305±0,002 (diringkas)
Konfigurasi elektron[Ne] 3s2
Elektron per kelopak2, 8, 2
Sifat fisik
Fase pada STS (0 °C dan 101,325 kPa)padat
Titik lebur923 K ​(650 °C, ​1202 °F)
Titik didih1363 K ​(1091 °C, ​1994 °F)
Kepadatan mendekati s.k.1,738 g/cm3
saat cair, pada t.l.1,584 g/cm3
Kalor peleburan8,48 kJ/mol
Kalor penguapan128 kJ/mol
Kapasitas kalor molar24,869[2] J/(mol·K)
Tekanan uap
P (Pa) 1 10 100 1 k 10 k 100 k
pada T (K) 701 773 861 971 1132 1361
Sifat atom
Bilangan oksidasi0,[3] +1,[4] +2 (oksida basa kuat)
ElektronegativitasSkala Pauling: 1,31
Energi ionisasike-1: 737,7 kJ/mol
ke-2: 1450,7 kJ/mol
ke-3: 7732,7 kJ/mol
(artikel)
Jari-jari atomempiris: 160 pm
Jari-jari kovalen141±7 pm
Jari-jari van der Waals173 pm
Lain-lain
Kelimpahan alamiprimordial
Struktur kristalsusunan padat heksagon (hcp)
Struktur kristal Hexagonal close packed untuk magnesium
Kecepatan suara batang ringan4940 m/s (pada s.k.) (teranil)
Ekspansi kalor24,8[5] µm/(m·K) (suhu 25 °C)
Konduktivitas termal156[6] W/(m·K)
Resistivitas listrik43,9[7] nΩ·m (suhu 20 °C)
Arah magnetparamagnetik
Suseptibilitas magnetik molar+13,1×10−6 cm3/mol (298 K)[8]
Modulus Young45 GPa
Modulus Shear17 GPa
Modulus curah35,4[9] GPa
Rasio Poisson0,290
Skala Mohs1–2,5
Skala Brinell260 MPa
Nomor CAS7439-95-4
Sejarah
Penamaandari Magnesia, Yunani[10]
PenemuanJ. Black (1755[10])
Isolasi pertamaH. Davy (1808[10])
Isotop magnesium yang utama
Iso­top Kelim­pahan Waktu paruh (t1/2) Mode peluruhan Pro­duk
24Mg 79,0% stabil
25Mg 10,0% stabil
26Mg 11,0% stabil
| referensi | di Wikidata

Magnesium adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Mg dan nomor atom 12. Ia berupa padatan abu-abu mengkilap yang memiliki kemiripan fisik dengan lima unsur lainnya pada kolom kedua (golongan 2, atau logam alkali tanah) tabel periodik: semua unsur golongan 2 memiliki konfigurasi elektron yang sama pada kelopak elektron terluar dan struktur kristal yang serupa.

Magnesium adalah unsur kesembilan paling melimpah di alam semesta, biasanya banyak terakumulasi pada batuan beku[11].[12][13] Magnesium diproduksi dalam penuaan bintang besar dari penambahan sekuensial tiga inti helium ke inti karbon. Ketika bintang semacam itu meledak sebagai supernova, sebagian besar magnesium dimuntahkan ke medium antarbintang yang dapat didaur ulang ke dalam sistem bintang baru. Magnesium adalah unsur kedelapan yang paling melimpah dalam kerak bumi[14] dan unsur keempat yang paling umum di Bumi (setelah besi, oksigen dan silikon), membentuk 13% massa planet dan sebagian besar mantel planet ini. Magnesium adalah unsur paling melimpah ketiga yang terlarut dalam air laut, setelah natrium dan klor.[15]

Magnesium terjadi secara alami hanya dalam kombinasi dengan unsur lain, dan ia selalu memiliki tingkat oksidasi +2. Unsur bebasnya (logam) dapat diproduksi secara artifisial, dan sangat reaktif (meski di atmosfer, segera tersalut lapisan tipis oksida yang sebagian menghambat reaktivitasnya — lihat pasivasi). Logam bebasnya terbakar dengan cahaya putih cemerlang yang khas. Logamnya sekarang terutama diperoleh melalui elektrolisis garam magnesium yang diperoleh dari air garam (bahasa Inggris: brine), dan terutama digunakan sebagai komponen paduan aluminium magnesium, kadang-kadang disebut magnalium atau magnelium. Magnesium kurang padat dibanding aluminium, dan paduannya sangat berharga karena kombinasi antara bobot ringan dan kekuatan.

Magnesium adalah unsur paling melimpah kesebelas, berdasarkan massa, dalam tubuh manusia dan esensial untuk semua sel dan sekitar 300 enzim.[16] Ion magnesium berinteraksi dengan senyawa polifosfat seperti ATP, DNA, dan RNA. Ratusan enzim memerlukan ion magnesium agar berfungsi. Senyawa magnesium digunakan secara medis sebagai obat pencahar umum, antasida (misalnya, susu magnesia), dan untuk menstabilkan eksitasi saraf abnormal atau kejang pembuluh darah dalam kondisi seperti eklampsia.[16]

  1. ^ (Indonesia) "Magnesium". KBBI Daring. Diakses tanggal 17 Juli 2022. 
  2. ^ Rumble, hlm. 4.61
  3. ^ Mg(0) telah disintesis dalam senyawa yang mengandung gugus Na2Mg22+ yang terkoordinasi dengan ligan organik yang besar; lihat Rösch, B.; Gentner, T. X.; Eyselein, J.; Langer, J.; Elsen, H.; Li, W.; Harder, S. (2021). "Strongly reducing magnesium(0) complexes". Nature. 592 (7856): 717–721. Bibcode:2021Natur.592..717R. doi:10.1038/s41586-021-03401-w. PMID 33911274 Periksa nilai |pmid= (bantuan) 
  4. ^ Bernath, P. F.; Black, J. H.; Brault, J. W. (1985). "The spectrum of magnesium hydride" (PDF). Astrophysical Journal. 298: 375. Bibcode:1985ApJ...298..375B. doi:10.1086/163620.  . Lihat pula Senyawa magnesium bervalensi rendah.
  5. ^ Rumble, hlm. 12.135
  6. ^ Rumble, hlm. 12.137
  7. ^ Rumble, hlm. 12.28
  8. ^ Rumble, hlm. 4.70
  9. ^ Gschneider, K. A. (1964). Physical Properties and Interrelationships of Metallic and Semimetallic Elements. Solid State Physics. 16. hlm. 308. doi:10.1016/S0081-1947(08)60518-4. ISBN 9780126077162. 
  10. ^ a b c Rumble, hlm. 4.19
  11. ^ Igneous Petrology. Elsevier. 1982. hlm. 251–270. ISBN 9780444420114. 
  12. ^ Housecroft, C. E.; Sharpe, A. G. (2008). Inorganic Chemistry (edisi ke-3rd). Prentice Hall. hlm. 305–306. ISBN 978-0131755536. 
  13. ^ Ash, Russell (2005). The Top 10 of Everything 2006: The Ultimate Book of Lists. Dk Pub. ISBN 0-7566-1321-3. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2006-10-05. 
  14. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama Abundance
  15. ^ Anthoni, J Floor (2006). "The chemical composition of seawater". seafriends.org.nz. 
  16. ^ a b Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama nih

© MMXXIII Rich X Search. We shall prevail. All rights reserved. Rich X Search